Jedah antara Shalat Fardhu dan Rawatib

Spectra Digital Camera

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Sebaik-baik Shalat bagi laki-laki adalah di rumah, kecuali shalat wajib!
1. Ketika pulang dari masjid melakukan aktifitas lain dulu terus melakukan shalat rawatib bagaimana hukumnya?
2. Apakah shalat sunnah rawatib harus dilakukan dalam satu wudhu dengan shalat wajib?

Jazalumullahu khoiran atas jawabannya.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Assalamu alaikum wr.wb.
Di anjurkan bagi orang yang salat untuk tidak menyambung shalat wajib dan salat rawatib secara langsung. Tetapi memberi jedah antar keduanya entah dengan zikir, bicara, atau berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain. Nabi saw bersabda, “Jangan salah seorang kalian shalat sesudah shalat yang lain sebelum berbicara atau keluar.” Lebih baik lagi jika shalat rawatib tersebut (terutama ba’diyyah) dikerjakan di rumah. Sebab, salat yang terbaik adalah di rumah kecuali shalat wajib.

Lalu berapa lama jarak antar shalat wajib dan rawatib? Tidak ada batasan. Boleh setengah jam atau sejam yang penting waktunya masih ada. Karena itu, setelah shalat wajib Anda boleh melakukan aktivitas lain lalu melakukan shalat rawatib (ba’diyyah) selama waktunya masih ada.

Sementara terkait pertanyaan kedua, boleh melaksanakan shalat wajib dengan wudhu shalat rawatib atau sebaliknya. Yang penting shalat tersebut dikerjakan dalam kondisi suci (berwudhu).

Wallahu a’lam bish-shawab.

Wassalamu alaikum wr.wb.

sumber : www.syariahonline.com



NB :
- Anda Ingin Berdonasi, Silahkan Hubungi Sekretariat Kami di 021 – 700 955 06
- Mau Dapat Info Terbaru Kami Via E-mail

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Incoming search terms:

  • sholat qiyamullail

Other Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>